About Me Myspace Comments
Tampilkan postingan dengan label My Experience. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Experience. Tampilkan semua postingan

Sungguh sangat

Hey!
Well, kali ini aku ingin menceritakan kepadamu mengenai pengalamanku. Aku merasakan ini ketika aku sedang melaksanakan diklat. Well, memang pengalaman ini bercerita mengenai perutku. Haha! Okay, aku tipe orang yang senang makan-makanan ringan dengan kata lain ngemil!
Nah, ini dia masalahnya, ketika diklat, tentu saja sangat sibuk, apalagi aku sebagai seksi dokumentasi. Ketika makan malam, yeah, ketika petang menjelang, biasanya aku makan sekitar pukul 19.00. Tapi, karena memang kami panitia, tentulah kami makan lebih akhir, ketika semua peserta telah makan malam.
Aku sudah benar-benar lapar! Sungguh! Hmm, by the way, sekarang juga aku lapar.. Maklum, sekarang pulang sekolah, aku memanfaatkan wireless disekolahku. Jadinya, gratis! Okay, kembali ke permasalahan. Akhirnya, aku membeli dua sachet kopi instan. Aku ke warung nelakang sekolah, dan menyeduh kopi, tentunya meminta air panasnya saja, itupun juga gratisan. Jika kau tak tahu, aku beritahu, aku merupakan seorang coffee addicted. aku tahu itu tak baik untuk kesehatan, tapi, aku memang suka.
Aku melihat, makan malam yang akan disajikan telah siap disana. Wow! Sungguh sangat menggoda. TApi, aku sama sekali tak segampang itu, utuk m enyantap makanan, dan aku kenyang, sedangkan teman-temanku merasakan hal berbeda dari yang aku rasakan. Akhirnya, aku hanya memakan beberapa potong timun yang ada dalam piring itu. Sang pemilik warung mengobrol denganku, dan dia menawarkan dua buah timun lagi. Well, aku memakannya juga. Kupikir sayuran menyehatkan juga. Namun, sungguh menyedihkan rasanya, hanya memakan timun dan segelas kopi saja.
Okay, kurasa cukup! Aku sudah benar-benar lapar, aku ingin pulang dan makan. Aku juga takun hujan turun, dan aku sulit untuk menuju rumahku.

Dizzy

I slept at 12 late night. I just play on my notebook. I didn't do the homeworks!
So, i'm very sleepy! Sleepy! Sleepy!Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy! Sleepy!
Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy! Dizzy!
Xoxo X(

Rainy Season

Well,
Finally the rainy season came, but it's very late.
Usually, the degrees is down! The ground and air are wet.
That's boring. The day gets rain everyday! It's so pathetic!
So, i can't make a sudden planing, because we can't guess the weather of the day!
Well, the important thing who want to say, "I hate the cold weather..."
We can't do everything that we wanna do!
I like the warm weather. It's very fun for me!

Taman


Membuat taman kelas itu menyenangkan. Hey, kau bisa tahu macam-macam bunga. Kau juga dapat lebih memanjakan dirimu sendiri, maksudku, kau bisa tertawa bersama teman-teman sekelasmu. Apapun itu, akan terasa sangat lucu, dimulai kau yang sama sekali tak mengerti mengenai menanam bunga, kau tak tahu apa nama bunga itu, bahkan kau salah menyebutkan salah satu nama bunganya.
Aku, saat itu banyak sekali membawa bunga, sampai-sampai banyak bunga jatuh dijalan, oh menyedihkan! Ada seorang temanku membawa bunga sejenis, sebanyak 5 buah. Alat-alat yang kami gunakan juga, kami mendapatkannya dari teman yang rumahnya dekat dan meminjam peralatan sekolah.
Aku salut pada mereka semua, kami semua sangat kompak untuk melakukan hal ini, benar-benar tak diduga! Mereka semua menyumbangkan banyak ide yang brilian! Membuat sebuah area dengan lambang bintang delapan, lambang perempuan dan laki-laki dari biologi, okay, mungkin kaupikir itu aneh, tapi kupikir itu kreatif, jarang ada sesuatu seunik itu.
Bahkan, bougenville yang memang telah tumbuh tinggi dan mengarah kesegala arah, mereka pangkas hingga gundul. Itu menyedihkan! Tapi, tetap saja kami semua tertawa. Kami semua bekerja keras demi kebersihan dan tertatanya kelas serta taman kami. Dengar, ada temanku berkata:
O: " Fi, yang dulu kita tanam di X1 itu, apa sih namanya??"
B: " Apa sih aku bener-bener bingung!"
O: " Kamu gak tahu tah?? Namanya tuh KRIMINAL..."
Aku: " Hah?? Apa yang kriminal??"
O: " Itu tuh FI, yang waktu dulu!"
AKu: " Emang kenapa??"
O: " Aku mau beli! Soalnya, tanamanya kurang"
Aku: "Apa sih aku gak ngerti. Tar, aku inget-inget dulu. Hmmmmm.... Bukannya kriminil ya??"
O: " Oh iya, kayaknya itu.."
HAHAHA! Masa tanaman dibilang kriminal?? Yang bener aja?? OKay, jadi temanku akan mengatakan kriminil, kau tahu kan?? Itu tanaman sering ditanam dipinggir pagar!
Hey, setelah kami membanting tulang, lihatlah hasilnya! Okay, samangat!

Senyumnya..

Well, ini cerita mengenai Salju (lagi). Menyenangkan rasanya sembunyi-sembunyi memandanginya. Haha. Sunggug memalukkan. Aku sama sekali tak mengharap balasan. Aku hanya merasa dia menyenangkan, tapi tetap saja, dingin. Well, no problem!
Hey, ternyata dia manis juga. Senyumnya? Wow! Haha berlebihan sepertinya. Eh, tapi memang benar, senyumnya ternyata benar-benar manis. Senyumnya terlihat natural. Haha! Tak tertahankan..

Si Salju

Ehmm, aku tak tahu perasaan apa ini. Aku melihat seseorang yang sangat cuek, dingin, tak peduli. Anehnya, aku menyukainya. Hey, ini adalah kali pertama aku benar-benar memerhatikannya.
Well, dia seperti salju, dia dingin, tapi menyenangkan. Aku berharap ini hanya sekedar simpatik. Aku harap perasaan ini hanya sesaat. Dia teramat sangat dingin. Hwaaaaa! Aku tak bisa mengalihkan pandanganku darinya. Ia teramat sangat dingin. Ia bukan membuat hatiku beku, malah sebaliknya, dia membuatku meleleh. Haaaa... Aku benci.
Dia dingin tetapi menyenangkan, bak salju..

Diklat

Sabtu, 14 November 2009, aku mengikuti sebuah acara yaitu diklat extrakulikuler atau di sekolahku di namakan ECA. Well, meskipun aku tak mengikutinya ketika aku kelas X, namun sekarang aku mengikutinya, tepatnya sebagai panitia, tepatnya (lagi) seksi dokumentasi. Yeah, hasilnya hanya foto narsis para panitia dengan berbagai gaya.
That's right, aku menghabiskan malam Mingguku di sekolah, dan aku mengalami insomnia disini. Hal yang tak biasa! Karena biasanya aku malah kelebihan tidur. Secara keseluruhan cukup sibuk dan melelahkan terlebih lagi aku mengenakan rok yang sangat kaku, dan sulit untuk melangkah, serta sepatu yang memiliki hak setinggi 2 cm, well itu memang tak terlalu tinggi, tapi aku tak terbiasa memadukan fashion style seperti itu. Sangat sulit, karena aku adalah seorang gadis yang aktif! Ha!
Banyak sekali kejadian yang kualami. Wahaha! Itu sangat beragam. Okay, nanti aku ceritakan lagi, karena sekarang aku dan seluruh panitia sedang merumuskan rapat untuk perjalanan.
Well, good night!

Fifteen

Ini kunci gitar lagi, dari net juga..
Ayo mencoba! Good luck!!
G Cadd9 Em7 D D/F#
e|-3---3---3---2---3-|
B|-3---3---3---3---3-|
G|-0---0---0---2---2-|
D|-0---2---2---0---0-|
A|-2---3---2---x---0-|
E|-3---x---0---x---2-|

G Cadd9 Em7 Cadd9

G Cadd9
You take a deep breath and you walk through the doors
Em7 Cadd9
Its the morning of your very first day
G Cadd9
You say hi to your friends you aint seen in a while
Em7 Cadd9
Try and stay out of everybodys way
G Cadd9
It's your freshman year and you're gonna be here
Em7 Cadd9
For the next four years in this town
G Cadd9
Hoping one of those senior boys will wink at you and say
Em7 Cadd9 Cadd9
You know I haven't seen you around, before


G
'Cause when you're fifteen and
Em7 D
Somebody tells you they love you
Cadd9
You're gonna believe them
G
And when you're fifteen
D/F# Em7 Cadd9
Feeling like there's nothing to figure out
Em7 D
Well count to ten, take it in
G D/F# Cadd9
This is life before you know who you're gonna be
D
At fifteen

G Cadd9 Em7 Cadd9

G Cadd9
You sit in class next to a redhead named Abigail
Em7 Cadd9
And soon enough you're best friends
G Cadd9
Laughing at the other girls who think they're so cool
Em7 Cadd9
We'll be out of here as soon as we can
G Cadd9
And then you're on your very first date
Em7 Cadd9
And he's got a car and you're feeling like flying
G Cadd9
And you're momma's waiting up and you're thinking he's the one
Em7 Cadd9
And you're dancing round your room when the night ends
Cadd9
When the night ends


G
'Cause when you're fifteen and
Em7 D
Somebody tells you they love you
Cadd9
You're gonna believe them
G
And when you're fifteen
D/F# Em7 Cadd9
And your first kiss makes your head spin 'round
Em7 D
But in your life you'll do things greater than
G D/F# Cadd9
Dating the boy on the football team
D
But I didnt know it at fifteen

G Cadd9 Em7 Cadd9 D

Cadd9 Em7 D
When all you wanted was to be wanted
G D/F# Cadd9 D
Wish you could go back and tell yourself what you know now


G Cadd9
Back then I swore I was gonna marry him someday
Em7 Cadd9
But I realized some bigger dreams of mine
G Cadd9 Em7
And Abigail gave everything she had to a boy
Cadd9 Cadd9
Who changed his mind and we both cried


G
'Cause when you're fifteen and
Em7 D
Somebody tells you they love you
Cadd9
You're gonna believe them
G
And when you're fifteen
D/F# Em7 Cadd9
Don't forget to look before you fall
Em7 D
I've found time can heal most anything
G D/F# Cadd9
And you just might find who you're supposed to be
Em7 D/F# Cadd9
I didn't know who I was supposed to be
D
At fifteen


G Cadd9 Em7 Cadd9
La la la la la
G Cadd9 Em7
La la la la la
Cadd9 G Cadd8
Your very first day, take a deep breath girl
Em7 Cadd9
Take a deep breath as you walk through the doors

Fearless

Hey! Aku sedang belajar gitar. Salah satu lagu favoritku adalah fearless dari Taylor Swift. Ini kuncinya.. Aku dapat dari internet juga..
D
There's something 'bout the way
A Em
The street looks when it's just me
G
There's a glow off the pavement
D
Walk me to the car
A Em
And you know I wanna ask you to dance right there
G
In the middle of the parking lot
D A Em G
Yeah
D
We're drivin' down the road
A Em
I wonder if you know
G
I'm trying so hard not to get caught up now
D
But you're just so cool
A Em
Run your hands through your hair
G
Absent-mindedly making me want you

CHORUS
D A
And I don't know how it gets better than this
Em G A
You take my hand and drag me head first, fearless
D A
And I don't know why but with you I'd dance
Em G A D
In a storm in my best dress, fearless

Lempar Lembing

Hari ini pada hari Kamis. Kami belajar lempar lembing di kelas olahraga. Wew! Aku baru pertama kali lempar lembing.
Hey, belajar lempar lembing itu sulit lho! Banyak sekali yang harus kau perhatikan. Diantaranya: posisi badan, kaki, besar sudut, dan langkah kaki. Jika salah satu teknik yang harus diperhatikan ternyata salah, maka hasil akhir juga akan tak memuaskan. Kau tak akan bisa membuat lembing itu menancap.
Pada awalnya, kau harus berlari sambil membawa lembing, kemudian dengan aba-aba kau harus lari menyamping dan meluruskan lembing yang kau pegang dengan tubuhmu, dan sudut 45 derajat, tanpa aba-aba selanjutnya, lemparlah lembing dengan sekuat tenaga...
Ingat jika salah satu tidak benar, hasil tak akan memuaskan. Semoga berhasil!
Post script: kami juga sangat sulit melakukan itu dengan benar...

Pasang Dasi

Kemarin, siswa kelas XI IPA 2, tepatnya Fifi, Ophie, Billy, dan sang KM Agung, berkompetisi membuat dasi. Tapi, dasi itu tak boleh di pasang dileher, melainkan dibuat didepanmu, hanya digenggam oleh tanganmu.
Sulit sekali rasanya. Sangat kaku. Pada awalnya, aku bisa membuatnya, tanpa meninggalkan simpul ketika ditarik. Kemudian kami membuatnya lagi, kali ini hanya sang KM yang dapat membuatnya dengan baik. Sang Master Dasi! Haha.. Peace, Gung!
Well, dia terbiasa menggunakan dasi seperti itu, karena tangannya kaku akibat jatuh.. Okay, two tumbs for Agung..

Ketiduran!

Well, semalam aku tertidur, sama sekali lupa dengan tugas fisikaku. Aku terbangun pukul 1.30 namun, aku tertidur lagi. Wey! Itu hal yang biasa. Berat rasanya! Dan sekarang aku mempertahankan umtuk terbangun dan mengerjakan tugasku.

Sudah Rindu

Setiap aku mengingat itu, aku selalu meneteskan air mata. Bahkan sekarangpun aku sedang menangis saat menuliskannya. Rasanya perih sekali. Entahlah tak terkatakan. Orang yang paling aku cintai melebihi aku mencintai diriku sendiri, yang paling aku sayangi yang paling mencintaiku dan menyayangiku melebihi siapapun di dunia ini, akan segera pergi meninggalkanku, aku tahu, itu hanya sementara. Tapi, tetap saja, aku belum cukup siap. Mereka akan menunaikan rukun Islam yang ke lima.
Belum saja mereka berangkat, aku sudah takut kehilangan. Aku takut sendiri. Aku sudah merasa rindu.
Ya Allah lindungilah kedua orangtuaku Ya Allah, selamatkanlah mereka, semoga mereka selalu sehat, selalu dalam lindungan-Mu ya Allah, dan yang terpenting semoga ibadah mereka diterima oleh-Mu ya Allah. Semoga semuanya lancar, semoga mereka menjadi haji yang mabrur ya Allah, dan semoga mereka selamat dalam perjalanan kemanapun ya Allah. Kuatkan hamba ya Allah. Amin ya Allah ya Robbal alamin...

Hard

Sulit sekali untuk melupakannya. Tak peduli sekeras apapun usahaku untuk melupakannya, apapun itu, sebisa mungkin aku mengalihkan seluruh usahaku, aku tak pernah bisa mengenyahkan pikiranku tentangnya.

Tak peduli meskipun aku mati-matian untuk berpura-pura menjadi seorang perempuan kuat tanpa mengenal cinta untuk saat ini, tetap saja ketika aku sendiri, ketika sesuatu yang sangat kecil sekalipun tentangnya, pertahananku akan segera runtuh, air mataku akan meleleh, seperti lilin yang edikit saja terkena api.

Aku tak mengerti ini semua harus terjadi. Aku lelah dengan semua ini, aku muak. Aku selalu berusaha menjadi perempuan cuek dan segala ketakpedulian pada seorang lelaki, mencoba selalu kuat dan mandiri. Namun, semua itu bukanlah apa-apa, itu hanya seolah hiburan yang bertahan sementara.

Aku ingin lupa segalanya tentangnya, semua tingkah lakunya, gerak-geriknya, suaranya, bagaimana ia berkata padaku, wajahnya, dan segala tentangnya dari pikiranku. Sungguh aku muak, dan lelah harus terus seperti ini. Sudah dua tahun lamanya aku mencoba untuk melupakannya, namun aku tak pernah mengingkarinya setiap namanya, tingkah lakunya, atau apapun tentangnya terlintas dalam benakku, aku merasa terdorong kembali menuju masa laluku yang telah sekuat tenaga aku kubur dan kututup dalam pikiranku, segala tentangnya terputar kembali tanpa bisa kusadari, tanpa bisa kuhentikan, semuanya berputar seperti film yang telah lama tak kutonton, aku terhanyut kembali dalam sebuah lumpur kenangan, aku tenggelam, dan aku mencoba keluar, tapi yang kudapat hanyalah, kenyataan bahwa aku benar-benar tak bisa melupakannya. Kau tahu apa itu artinya??

Aku tak pernah mengingkari, ketika aku teringat tentangnya sedikit saja, bahwa aku amat sangat merindukannya. Meskiku tak tahu lagi engkau ada dimana, dengarkan aku, ku merindukanmu. Meskipun aku terus membohongi hatiku, membohongi diriku mengenai perasaanku padanya. Namun, perasaanku tak benar-benar syncron dengan pikiranku, perasaanku memberontak, perasaanku tak dapat dibohongi.

Sering aku berharap ia menghubungiku, ia mengirimkanku pesan, ia mengirim friend request di daftar notifications account facebook ku. Aku tahu itu hanya sebuah harapan kosong, ak tahu itu sia-sia, aku tahu itu hanya membuang-buang waktuku yang seharusnya aku gunakan untuk belajar. Tapi, seperti yang kukatakan, aku tak pernah bisa berhenti memikirkanya. Bahkan, berkali-kali aku memimpikannya dalam tidurku.

Okay, aku takkan pernah menyerah untuk berusaha melupakannya, karena aku tahu aku takkan pernah bisa memilikinya sekuat apapun usahaku, sekeras apapun aku mencobanya, kau tahu kenapa?? Karena aku dan dia takkan pernah bisa bersama, kami terpisah oleh sbuah jurang dan tembok tinggi, yang ketika kau mendekat bukannya kau merasa percaya diri untuk bisa menyeberangi jurang atau menembus tembok karena kau bersama, tapi kau akan merasa takut untuk melanjutkan usaha kerasmu.

Aku tak memaksamu untuk mengerti aku, aku tahu ini sulit untuk dimengerti. Aku hanya ingin meringankan sedikit saja bebanku. Aku berharap ada salah satu dari kau dapat memberitahuku cara untuk melupakan seseorang. Aku harap kau yang merasakan hal yang sama sepertiku, jangan pernah menyerah untuk mencapai yang kau inginkan..! Aku juga ingin semua yang kuinginkan tercapai. Amin..

'Penyakit' biasa

Aku baru saja pulang sekolah. Fiuh! Senangnya nyampe rumah. Hey, kawan! Kau tahu kan? Aku berangkat kesekolah mengendarai motor? Maunya aku juga naik sepeda, go green! Tapi mau bagaimana lagi karena jarak dari rumahku kesekolah tercintaku sekitar 12 km, kurang lebih.
Okay, aku berangkat pukul 06.15. Kupikir itu cukup pagi untuk mendapatkan tempat parkir yang bagus. Aku bisa saja naik sepeda dari rumah, tapi masa sih aku harus berangkat pukul 3 pagi, yang benar saja! Bisa-bisa kakiku terurai satu persatu, kejadian selanjutnya aku bukannya belajar, bisa jadi tidur. Aku tak mau ambil risiko.
Seperti biasa aku berangkat dengan adikku yang sekolahnya didepan sekolahku. Ssst dia selalu berangkat bareng meskipun dia pelit untuk dimintai beli bensin. Okay jika hanya sehari dua hari lah ini! Aku kan belum bekerja.
Aku selalu menyukai udara pagi yang hangat dengan daun-daun jatuh di pinggir jalan dan terbawa angin, aku tak suka ketika udara dingin dan basah. Aku bukan menceritakan musim gugur ataupun musim dingin, karena aku tak tahu bagaimana rasanya tinggal di daerah beriklim subtropis dan sedang. Aku suka ketika aku pulang sekolah hari ini, aku merasakan kehangatan di punggung tanganku ketika aku menyetir dan bau udaranya.
Okay, aku selalu menunggu mereka, orang-orang yang memarkir motor mereka di menutupi motorku. Akhirnya, dengan usaha keras, aku bisa menggeser beberapa motor, sehingga ada celah jalan keluar untuk motorku. Tak kusangka, ketika aku sedang buru-buru karena aku akan mengantar temanku yang sakit, motorku itu tak bisa jalan. Okay, it's no problem jika aku hafal mengenai mekanik, mesin dan semacamnya, nah, ini 'nyelah' saja aku tak bisa. Okay, ini memang 'penyakit' biasa yang diderita motorku. Aku sering mengalaminya. Akhirnya aku meminta bantuan pada temanku, dan si motorku itu bisa jalan juga.
Okay, guys. Itu saja. Pesan dariku, jika kau mengendarai motor, setidaknya pastikan kau bisa 'menggunakannya' dengan baik, dan hati-hati di jalan!
Bubye!

Hati-hati!

Hey, friends??
Apa kabarmu? Kuharap kau baik, dan sangat bersemangat untuk menjalani hidup, lebih rajin belajar, dan tak pernah lelah untuk mengerjakan tugas, meskipun kau malas, aku juga merasa seperti itu.
Well, apakah kau seorang pengendara kendaraan? Apapun itu. Apakah kau menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke sekolah? Aku mengendarai motor, motor matic jelasnya. Hey, pernahkah kau mengendarai motor dan ada sebuah kendaraan lain yang membuatmu sulit untuk menjalannya dengan benar.
Seringkali kendaraan besar melaju di belakangmu dan mereka membunyikan klakson yang mengagetkanmu, hingga kau merasa tersentak dan nyaris kehilangan keseimbangan. Jika kau tanya aku, aku pernah merasakannya, bahkan sering, dan aku sangat kesal dengan hal itu.
Kurasa semua kendaraan yang lebih besar selalu bertindak sewenang-wenang. Contohnya angkot, ia selalu berhenti tepat di tikungan lampu merah untuk menunggu penumpang. Jelas itu dapat menimbulkan kesulitan. Okay, teruntuk sopir angkot atau mobil besar lainnya, gunakan jalan dengan baik. Kita semua pengguna jalan.
Just it, bye..
Aku ingin jajan, karena saat ini telah datang waktunya istirahat...

WEEKEND YANG MALANG

Malam yang dingin, aku melamun sendiri tanpa tahu apa yang kupikirkan. Pikiranku berkelana (naek kuda kala yah?). Kadang aku merasa bosan. Akupun pergi tidur. Aku akan sangat bersemangat besok, karena kau tahu? Besok adalah hari Sabtu. Akhir pekan segera datang! Itulah jawabannya. Tiap murid pasti menunggu-nunggu akhir pekan, pastinya bisa lepas dari semua aktivitas sehari-hari yang cukup melelahkan sekolah-pulang-PR-tidur. Huh! Tapi tetep harus semangat walo maksa.

Jadi gini ceritanya, “Huahhh!” aku nguap, bangun dari tidurku agak malas-malasan. Untunglah, pikirku hari ini pelajaran hanya 2 jam, sosiologi pula, setidaknya aku tak berkutat dengan kertas untuk menurunkan rumus-rumus, kemudian mencoretnya, menghitungnya, mencoret lagi, bengong, tengok kanan-kiri, gigitin pensil, ato cuma dipelototin doank saking bingungnya harus gimana. Ya! Pelajaran sosiologi ini hmmm, sssttt kadang suka bikin ngantuk, kalo Cuma denger guru menerangkan. Yeah, gitulah! Kamu juga tau sendiri, ngerasain jugan kan?? Iya kan?? Kan?? Aku mengambil sehelai handuk, yang emang udah dekil, tau sendiri lah, gimana handuk yang tadinya warnanya lucu, jadi penuh keiteman. Kubuka lemari, dan aku masuk kedalamnya, eh ternyata ada dunia yang lain, aku bilang, it’s ti me to fun, aku masuk lewat lemariku yang bau apek, kayaknya aku harus bolos sekolah deh, untuk menyelidiki seseru apa tuh dunia dibalik lemari. Oke, ini dunia nyata, bukan kisah Narnia. Eh btw kayaknya seru juga kalau Narnia ada didunia nyata.

Aku mengambil sepasang seragam berupa batik, yang memang harus dipake hari Sabtu. Adikku bilang hari ini bagusnya naik motor. Yaudah tak turutin. Kebetulan sekolahku dan sekolahnya berhadapan, so, kami berangkat bareng tiap hari. Rumahku menuju sekolahku cukup jauh, kurang lebih 10 km, jadi kalau gak naek motor, ya naik angkot atau dianterin ayah (sekali-sekali itu juga, biasanya ayah gak mau, meskipun searah, sekolahku lebih jauh dari tempat kerja ayahku). Maunya sih aku jalan kaki atau naik sepeda ke sekolah, kan keren tuh bisa lebih ngirit ongkos (karena memang gratis asal harus kuat aja), terus hemat bahan bakar, lebih ramah lingkungan lagi, yea setidaknya enggak menambah jumlah emisi karbon yang emang udah banyak di bumi kita tercinta ini, makanya makin panas, yang aku tahu sih, itu dampak dari global warming. Tapi, dengan jarak yang segitu jauhnya, ampun deh!! Nyerah aja kalo harus naek sepia ato jalan kaki, mau berangkat jam berapa aku??? Bisa-bisa nyampe sekolah udah pada pulang.

Aku juga mencoba mengurangi naik motor kesekolah, selain karena resikonya lebih gede, belum punya SIM, aku juga mencoba untuk lebih menjaga lingkungan. Paling 2 atau 3 kali seminggu aku naik motor. Tapi, secara pribadi, emang bener sih enak bawa motor sendiri daripada angkutan umum. Alasannya, lebih cepet, lebih ngirit duit (gak usah aku jelasin ya??), terus lebih leluasa lagi! Kalau rumahku ada perapiannya, sekolahku juga punya perapian, mending pake bubuk flo, sekejap udah nyampe. Tapi gak terbayang tuh kotor dan pusingnya. Kupikir di Indonesia jarang kali yang punya perapian, maklum lah kan Indonesia beriklim tropis, tambah panas aja. Kamu tau gak bubuk flo itu apa?? Berhubung aku suka cerita fantasi, rasanya pengen deh cerita-cerita it u jadi nyata, oke, di Harry Potter emang ada jaringan flo, tapi aku juga belum pernah denger yang sebenarnya. Aduh, kok aku jadi ngaco gini!?

Oke! Akupun setuju hari ini kami berangkat kesekolah naik motor. Setelah ku check persediaan bensin, ternyata di motorku turun satu garis dari keadaan full. Tapi, biar tenang, kupikir lebih baik ngisi bensin, biar aman, kalau hujan kan gak usah repot bensinnya habis.

Setelah sarapan, aku pamitan plus dikasih uang saku dari Ibuku, aku meluncur menuju jalanan yang sudah cukup ramai. Emang kita rada siang sih berangkatnya. Di pom bensin pertama yang aku lewati, aku berbelok. Aku tak punya feeling apa-apa kalau tiba-tiba motorku berhenti, dan mesinnya mati. Udah aku strarter berkali-kali, tetep aja gak mau. Yaudah, apa boleh buat, kudorong motorku hingga ketempat pengisian.

Ngos-ngosan kubilang, “Full, bang!”.

Emang tukang bensin itu, langsung ngisi bensin motorku, setelah aku menyerahkan selembar uang Rp. 10.000 dia ngasih kembaliannya. Kupikir dia bakal nanya dulu berapa kembaliannya, kayak waktu itu, ceritanya aku pulang sekolah, belok dulu ke pom, buat persediaan besok, takutnya aku bangun kesiangan kan gak usah khawatir sama bensinnya. Setelah aku bilang full, tukang bensin itu langsung ngisi penuh bensin motorku. Disitu tertulis aku harus bayar Rp. 7500. Aku ngasih duit Rp. 10.000, eh abang bensin itu malah nanya dulu,

“Jadi kembaliannya berapa, Neng??”

Rada gondok juga aku ditanya itu, terus aku bilang, “2500.”

Dia jawab lagi, “Pinter!”

Gubrag!! Kurang kerjaan banget ini orang, udah jelas-jelas aku pake seragam putih abu, masa ditanya begituan sih! Kalo ditanya trigonometri tuh, kayaknya aku rada gelagapan.

Oh iya, sekarang aku mendorong motorku dulu ke tempat lain disitu, biar gak memenuhi antrean. Terus aku mencoba menghidupkan motorku lagi, tapi tetep aja gak bisa. Padahal aku udah nyoba cuk (gak tau gimana tuh ngejanya, itu lho! Dengan menarik sebuah tarikan di setir sebelah kanan ke arah kiri, tujuannya biar bensinnya naik, terus mesinnya bisa hidup, aku diajarin kakekku), yang ada disitu juga udah pada melirik ingin tau kearahku. Nyerah deh, aku minta tolong tukang bensin itu, (malu seh, tapi gimana atuh??) mana waktu udah mepet lagi, kayaknya bentar lagi juga masuk, aku minta si emang bensin itu buat nyelah motorku (karena memang aku gak bisa nyelah, aku bisa naek motorku juga karena memang tu motor matic gak pake gigi boo!!! Gusinya doank! (lho!)eh, sebelum diselah, malah di standardnya bukan yang samping lagi, aku juga gak bisa itu). Terus aku pikir, aku ini bisanya apa seh??

Akupun dapat kesimpulan, aku tuh masih jauh dari mahir dalam naik motor. Alhasil, udah bicoba beberapa kali, tetep tuh motor masih keras kepala, ato keras setir lah, kalo bahasa motornya. Dicoba sama beberapa orang, tetep masih aja gak ngaruh. Sementara itu, aku menelepon Ibuku.

Menurut kesepakan rapat mendadak yang dihadiri oleh aku dan Ibuku, mendingan tuh motor dititip di tempat kerja ayahku, yang kebetulan deket dari pom itu. Masih menunggu hidupnya tuh motor, ada seorang montir yang membantu juga, dia nanya-nanya kunci apa gitu yang buat motor, yang pasti bukan kunci motornya, mana ngerti aku masalah begitu, orang yang suka ngurusin motor aku juga cuma kakekku satu-satunya yang mau. Montir itu bilang businya.

Aku menengok jamku yang sudah menunjukkan 07.45, akhirnya dengan berat hati, aku harus mendorong motorku lagi ke tempat kerja ayahku. Setelah mengucapkan banyak-banyak terima kasih, akupun pergi, adikku yang tadi diam saja agak gugup takut kesiangan juga.

Setengah jalan aku menuju tempat kerja ayahku, untunglah bala bantuan pun datang, yang berupa dua orang teman kerja ayahku. Mereka mengambil alih motorku. Aku cepat-cepat nyegat angkot setelah mengucapkan makasih yang banyak, dengan sedikit canggung dan menceritakan asal mula motorku bisa seperti ini dengan cepat dan mungkin tanpa mereka mengerti apa yang aku katakan. Aku melangkah ke dalam angkot, ternyata helmku masih bertengger di kepalaku, untunglah sebelum aku masuk angkot, aku ingat, aku menyerahkan sekalian helm itu pada para bala bantuan yang datang.

Waktu semakin mepet. Tapi masih ada kok kakak kelas yang satu sekolah denganku, baru berangkat, setidaknya aku ada teman sekalipun aku kesiangan. Orang-orang yang ada di angkot, semua melihat kearahku, mungkin mereka heran, mengapa aku naik angkot, sedangkan motorku, kutitit. Ah, bodo amat. Aku cuek aja. Tapi aku malu banget, pengen deh tiba-tiba ber-Apparate dan muncul lagi disekolah. Tapi gimana donk, aku kan belum 16 tahun, masih beberapa bulan lagi, tapi kupikir mana bisa aku ber-Apparate, belajar sama siapa biar aku bisa ber-Apparate?? J.K Rowling?? Forget it!. Akhirnya, aku nyampe sekolah, baru satu langkah masuk gerbang sekolah, bel berdering. Akupu berlari menuju kelasku, yang untungnya tak terlalu jauh dari gerbang. Fiuh! Belum ada guru.

“Untunglah,” aku bergumam.

“Kenapa??” teman yang duduk dibelakangku bertanya, akupun menceritakan kejadian itu.

Weekend yang malang.

Oke guys! Kuharap siapapun yang baca pengalamanku ini, bisa mengambil manfaat dari yang aku tulis.

MD 2 NYA CAKEPPPPPPPPP!!!!!!!!!!!!!

Tadi tuh hari orasi bagi calon MT dan MD di SMA ku untuk menggantikan OSIS yang lama dengan yang baru. Beneran,,, gak tau apa it MT ma MD???? Itu lho, kalau MT singkatan dari Mitra Tama yang artinya ketua OSIS. Nah, kalau MD itu singkatan dari Mitra Muda, atau wakil ketua OSIS menurut bahasaku. Kelasku di IPA 2 juga ikutan waktu seleksi MT/MD itu, wah acaranya kayaknya capek banget tuh... Mantep deh!!! Mulai Sabtu siang, pulangnya Minggu petang... Pfffh!!! Kelasku mengirimkan 2 orang utusan. Cewek semua, abis anak laki-lakinya gak pada mau tuh! Itupun cuma sekedar formalitas duank kok.. Biar nanti gak kena denda, katanya sih kalau kelas enggak mengirimkan utusan di acara itu, nanti, tiap acara OSIS kelas yang bersangkutan gak akan diikutseratkan, plus dapat denda yang mahal!! wow! Rugi banget, akhirnya ada deh sukarelawati yang jadi utusan, sayangnya bukan aku sih, jadi aku gak bisa cerita tentang acara itu.
Wah pokoknya yang mau jadi utusan itu, ribet ngurusin segala macam, terutama barang yang harus dibawa, gimana enggak, orang pakaian yang harus dibawa aja ada sekitar satu koper (emang bawanya juga suruh pakai koper kok!!) Nah buat yang lain yang gak jadi utusan, hendaknya membantu tamannya, meminjamkan baju dan semua barang bawaan, karena agak susah juga orang yang punya segala barang yang harusdibawa. Belum lahi kreasi seni, mental, makanan, tenaga, pikiran, ah pokoknya banyak deh!!
Nah gak nyangkanya, salah satu utusan dari kelasku ternyata masuk jadi calon Mitra Tama, hebat ya??? Padahal kan mereka ikutan itu cuma formalitas, aaahhh, apalagi kalau pake niat, pasti lebih mantep deh!!!
Tapi, setelah kumpulan, kumpulan, kumpulan dan perundingan, terjadilah kesepakatan bahwa calon Mitra Tama harus laki-laki,,, taram! So, temanku yang masuk itu jadi Mitra Muda 1, dan Mitra Muda 2 dari kelas X. Tiap MT sudah memiliki pasangan yang dirundingkan menurut MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas) yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Terdiri dari MT, MD1 dan MD 2. Tadi tuh acara orasinya, tiap calon MT/MD itu diantar oleh Dewan Presidium (DP) bartu untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan orasi masing-masing, baik visi, misi, memberikan waktu untuk bertanya dan menjawab. Biasalah, pas tiap MT/MD yang masuk teman-temanku nanya apa aja tentang kemajuan, visi misi, perealisasian, dan rencana kedepan OSIS baru dan pengin juga menguji mental mereka dengan pertanyaan yang membingungkan untuk dijawab. Dua pasangan telah berlalu yaitu nomor urut 1 dan 2. Termasuk utusan dari kelasku, mereka dapat tepukan meriah.
Pasangan ketiga pun datang, mulanya DP dulu masuk, dan betrkata,,, bla..bla.. Jreng-jreng... Dramatis banget, tiga orang itu masuk... Memperkenalkan diri, eh gak lama kemudian temenku nulis di selembar kertas terus dia kasih ke aku, katanya "MD 2 nya cakeppp!" Kayaknya temenku yang lain terutama cewek (iya lah!) berpendapat sama. Tapi sayang si MD 2 itu agak pasif, sampai-sampai kita yang harus nyuruh dia untuk menjawab pertanyaan. Aku gak tau apa MD 2 itu nyadar kalau kita lagi pada terpesona ama dia... Ooooo.. Gokilnya lagi, ada yang berani nanya iseng "MD 2 udah punya pacar belum?", "Minta nomor HP nya dunk!!" mentang-mentang jadi kakak kelas, jadi gak malu-malu,, tapi harusnya kan jaim...
Pasangan terakhir inilah yang paling lama orasi dikelas kami, selain karena MD 2 nya cakep, tapi karena mereka tidak membatasi pertanyaan dengan 2 atau 3 pertanyaan saja, dan tepukannya pun rame abiez deh!! Setelah mereka keluar, ada temenku yang megang tanganku dan tangannya itu dingin dan berkeringat, ada yang heboh ada juga yang terus ngaliat ke koridor kelas, karena mereka masih disana...
"Ih lucu,,,","Wah, MD 2 nya cakeeeppp!"
Aduhhhh aneh-aneh deh!! Lumayan buat cuci mata....
Hehehehe :-)
(n.b aku gak bisa ngambil fotonya....)

NGURUS IKAN LEBIH SUSAH DARIPADA BACA NOVEL


Ya iyalah! Masa ngurus ikan disamakan dengan baca novel, setidaknya baca novel tinggal tiduran, trus mulai baca, dan ketiduran, and then mimpi indah, dan berakhirlah baca novel itu.

Coba kau piker?? Apa saja tahapan dalm mengurus ikan, hingga ikan itu sampai mulut ikan?? Oke, tadi sore Ayahku dapat ikan, aku sendiri ku rang tau itu ikan yang lumaya banyak, gede-gede pula dapet darimana. Yang pasti, Ibuku memanggilku ketika aku selesai mandi, sekitar jam setengah enam sore-an.

Akupun menyahut dan segera melihat apa yang sedang dilakukan Ibuku dan Nenekku, dan apa alasan mereka tiba-tiba memanggilku. Sacre bleu! Ternyata, Ibuku menyuruhku untuk membersihkan sisik ikan, ya aku kontan menjawab gak bisa donk! Terus aku disuruh memberiskan insangnya, itu lho yang ada dikepalanya.

“Wow! Akukan udah mandi, Mah!”

“Mama juga udah kok!”

Ya terpaksa aku harus berbau-bau lagi deh! Hmmm, kupikir membersihkan insang tuh gampang, tapi bener deh biasanya gak sekeras itu untuk menarik hanya sekadar insang ikan, aku sampai pegal. Ikan itu juga gak bisa diam, nyepret kemana-mana. Darah ikan berlumuran ditanganku, Ibu dan Ayahku yang membunuh mereka, aku yang memutilasi insangnya, dan Nenekku yang memandikannya. (Kok kedengeran sadis banget ya??)

S**t!! Ikan itu bener-bener bersemangat banget, nyebelin airnya nyiprat ke kakiku dan wajahku juga. Padahalkan aku gak akan makan ikan itu. Baunya juga bener-bener gak nahan, wuek!! Aku sampe mau muntah, gak selesai-selesai pekerjaan ini. Aku kasih saran deh, bagusnya, kalau kau mau ngurus ikan, mendingan kau pake jepitan jemuran di hidungmu (lho!), terus mendingan jangan dulu mandi deh, soalnya baunya itu lho, bau amisnya gak hilang-hilang meskipun kau mencucinya sudah dua kali, ya dalam artian baunya lama bertahan di tanganmu.

Akhirnya, pas adzan berkumandang dimushala di sebelah rumahku, perkerjaan itupun selesai. Aku buru-buru cuci tangan, dan naik keatas, kekamarku untuk mengambil mukena, dan mencuci tanganku lagi, terus ngambil air wudlu. Eh, perutku gak bisa diajak kompromi, aku mules nih!! Bergegas aku ganti baju, mana iqamatnya udah pula. Aku turun tangga dengan tergesa, untung gak serimpet mukena yang udah dipake, lari aku ke mushala, ngos-ngosan banget, untung gak ketinggalan sholat berjamaah.

Aku gak bisa berhenti membayangkan, pas lagi salaman setelah shalat gimana bau tanganku, karena dari tadi aku cium, baunya benar-benar bikin eneg!! Yaik! Kayaknya udah dulu ah, udah adzan Isya. Aku harus buru-buru. Oia, kayaknya aku gak bisa kasih tau cara bikin acar ikan deh, yang akan Ibu dan Nenekku bikin, soalnya aku piker itu agak susah.

Kalau baca novel kau tinggal berkonsentrasi untuk mengerti alur ceritanya, sedangkan ngurus ikan, kau harus berkonsentrasi agar tanganmu tak kena pisau (baca: keiris) terus kau juga harus menghindar agar tak terkena cipratan darah, airnya, atau sisiknya yang beterbangan kemana-mana.

Aku lupa, setelah ikan itu di bersihkan, tahap selanjutnya, dikasih bumbu yang Nenekku bilang namanya di “uyah asem”,kupikir karena bumbunya terdiri dari garam (dalam bahasa Sunda: uyah) nah kalau asem, Nenekku bilang, dulu memang menggunakan asam (semacam buah-buahan yang suka dipakai rujak dan perasa dalam permen, atau penambah rasa sayur asem), tapi sekarang cukup pake cuka saja, katanya, biar minyak bekas menggoreng ikan itu gak kotor, gunanya?? Katanya sih agar ikan itu tahan lama dan gak cepat bau. Daripada pakai formalin atau boraks, ini sangat alami, dan gak berefek samping. Penemunya siapa ya??? Hmm..

Aku susah dapat fotonya, ada juga pas di kasih bumbu, mana mungkin aku masih ingat berfoto ria pas tanganku berlumuran darah. Aduh kok tanganku gatal-gatal ya?? Perutku miss call neh!

Ta Ta For Now!! Dadah!!

Let's Play!

Sorry, you will need the <a href="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer/" target="_blank">Flash Player</a> to play this game.
Add Games to your own site


MusicPlaylist